TUTUP

Review Like a Dragon: Infinite Wealth, Dua Naga di Hawaii!

Seperti apa aksi Kiryu dan Kasuga di Like a Dragon 8?

Ryu Ga Gotoku Studio telah merilis game teranyar mereka dari seri Like a Dragon, yaitu Like a Dragon: Infinite Wealth yang bisa kita sebut juga Like a Dragon 8.

Kami sudah memainkannya, lalu seperti apa impresi dan ulasan kami untuk Like a Dragon: Infinite Wealth?

Simak ulasan kami berikut ini!

1. Cerita Like a Dragon: Infinite Wealth pertemukan Kiryu dan Kasuga di Hawaii!

Kazuma Kiryu dan Ichiban Kasuga di Like a Dragon 8. (Dok. SEGA, RGG Studio/Like a Dragon 8)

Cerita di game ini melanjutkan kisah Ichiban Kasuga yang saat ini bekerja di sebuah bursa kerja dan di sini dia menyalurkan mantan Yakuza lainnya yang ingin kembali hidup normal dengan pekerjaan normal.

Namun Kasuga harus ke Hawaii karena dia mendapatkan kabar kalau ibunya masih hidup, bukan di Jepang tapi di Hawaii.

Di sini lah Kasuga bertemu dengan Kiryu yang memang sedanga da misi di Hawaii, sehingga aksi dua naga ini pun dimulai!

2. Gameplay masih turn based tapi lebih variatif

Seperti seri sebelumnya, di sini gaya bermainnya adalah turn based, di mana karakternya menghajar lawan dengan bergantian.

Namun di pertarungan kita bisa menggerakan karakter kita, sehingga bisa berinteraksi dan menggunakan objek di sekitar sebagai senjata jika memang ada.

Variasi Skills yang berkembang seiring level karakter dan kombo dengan party lainnya juga membuat pertarungan jadi variatif.

Memang bisa bergerak di pertarungan turn based ini jadi menariik karena saya jadi memikirkan kombo atau satu serangan namun mengenai lebih dari satu target jika posisinya pas.

3. Hawaii menjadi latar baru yang sangat terasa menyegarkan

Ryu ga Gotoku Studio

Babak awal game ini memang kita masih memainkan Kasuga di Jepang, sebelum akhirnya dia pergi ke Hawaii.

Nah Kasuga di Hawaii ini juga cukup menyenangkan terutama interaksi Kasuga dengan party-nya, terutama Kiryu.

Kota Hawaii, pantai Hawaii, dan Matahari di Hawaii memberikan kesegaran visual yang terasa berbeda dengan seri sebelumnya yang berlatar di Jepang.

4. Variasi Job masih menambah keseruan gaya bermainnya

Ryu ga Gotoku Studio

Awalnya saya takut jika jadi turn based maka gaya bermainnya akan jadi membosankan dan repetitif atau pengulangan, ternyata tidak juga.

Ada sistem Job karakter di sini yang bisa ditingkatkan untuk mendapatkan skill baru dan lain-lainnya yang terkait.

Bisa divariasikan untuk kombinasi party terbaik, meskipun menaikan levelnya terasa repetitif juga sih.

5. Minigame masih ada banyak dan masih sangat menarik!

Ryu ga Gotoku Studio

Kalau kita berbicara game Like a Dragon, maka minigame di dalamnya tidak boleh terlewatkan.

Masih banyak juga minigame yang dihadirkan, seperti yang jadi ciri khas itu karaoke, mengantar makanan, serta ada minigame kencan bernama Miss Match.

Sebenarnya minigame ini menarik jika kamu tidak ingin terburu-buru menyelesaikan cerita utama dan lebih ingin menikmati minigame, plus bisa meningkatkan status dari karaktermu.

6. Like a Dragon: Infinite Wealth punya cerita yang menarik, konten yang beragam, dan karakter yang menarik!

Like a Dragon: Infinite Wealth menghadirkan konflik dan cerita yang cukup menyegarkan di Hawaii dan juga di Jepang, terutama dengan dua protagonis dalam ceritanya.

Selain itu konten yang diberikan beragam mulai dari cerita utama, cerita sampingan, dan minigame yang membuat pengalaman bermain jadi terasa "tak terbatas".

Setiap karakter baru atau lama yang dihadirkan juga sukses memberikan konflik dan menambah bumbu di cerita.

Kesimpulannya, Like a Dragon: Infinite Wealth adalah game yang memuaskan terutama jika kamu penggemar seri Like a Dragon.

Penilaian: 4/5

Baca Juga: Like a Dragon: Infinite Wealth Punya Minigame Kencan, Miss Match!