Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Alasan Steve Rogers Masih Dibutuhkan MCU Setelah Avengers Endgame
Steve Rogers di Avengers: Doomsday MCU
  • Chris Evans dipastikan kembali sebagai Steve Rogers di Avengers: Doomsday, meski Sam Wilson telah resmi menjadi Captain America baru setelah menerima perisai dalam Avengers: Endgame.

  • Steve dinilai tetap penting sebagai simbol dan penghubung Avengers lintas generasi, berbekal pengalaman menghadapi berbagai krisis serta relasi langsung dengan anggota tim lama.

  • Kehadiran Steve dapat menguji kepemimpinan Sam tanpa menggantikannya; keduanya berpotensi tampil sebagai Captain America dari generasi berbeda dalam konflik multiverse.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Steve Rogers seharusnya sudah mendapatkan akhir cerita yang sempurna di Avengers: Endgame. Setelah mengembalikan Infinity Stones, Steve memilih hidup bersama Peggy Carter dan akhirnya menyerahkan perisainya kepada Sam Wilson.

Sejak saat itu, Sam resmi menjadi Captain America baru MCU. Bahkan Captain America: Brave New World secara eksplisit menempatkan Sam sebagai penerus Steve, dengan Marvel menggambarkan film tersebut sebagai cerita tentang Sam yang sudah sepenuhnya menerima identitas barunya.

Namun sekarang Steve kembali. Chris Evans dipastikan muncul sebagai Steve Rogers di Avengers: Doomsday, sementara Sam juga menjadi bagian dari film tersebut. Lantas, kalau Sam sudah menjadi Captain America, kenapa Steve masih dibutuhkan?

1. Steve bukan sekadar Captain America, tetapi simbol Avengers

Steve Rogers dan Bucky Barnes (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Captain America: Civil War)

Sam bisa mengambil alih identitas Captain America, tetapi ada bagian dari Steve yang jauh lebih sulit diwariskan, yaitu posisinya sebagai salah satu fondasi Avengers.

Steve adalah karakter yang melewati hampir seluruh perjalanan Infinity Saga. Ia bukan cuma pemimpin dalam pertempuran, tetapi juga menjadi salah satu figur yang menyatukan anggota Avengers ketika mereka memiliki kepentingan dan kepribadian yang sangat berbeda. Bahkan Disney sendiri masih menggambarkan Steve sebagai salah satu pusat dari perjalanan Avengers sejak film pertama mereka.

Ini membuat fungsi Steve dan Sam sebenarnya bisa berbeda. Sam adalah Captain America generasi berikutnya yang harus membuktikan seperti apa kepemimpinannya sendiri. Steve, sebaliknya, membawa pengalaman dan sejarah yang tidak mungkin dimiliki Sam. Dalam situasi sebesar konflik multiverse, pengalaman Steve menghadapi Loki, Ultron, Thanos, hingga berbagai krisis Avengers bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga.

2. Steve punya hubungan dengan generasi Avengers lama yang tidak dimiliki Sam

Film pertama MCU tembus 1 Miliar Dolar AS (dok. Marvel/The Avengers)

Ini mungkin alasan paling sederhana kenapa Steve tetap berguna. Kalau Doomsday benar-benar mempertemukan banyak generasi karakter Marvel, Steve adalah salah satu orang yang secara alami menjadi penghubung antara masa lalu dan masa sekarang.

Sam memang sudah menjadi Captain America, tetapi ia tidak pernah memimpin Avengers bersama Tony Stark, Thor, Natasha Romanoff, Bruce Banner, Clint Barton, dan Steve sendiri. Ia mengalami era Avengers sebagai sekutu, bukan sebagai pusat kelompok tersebut.

Steve memiliki hubungan langsung dengan hampir seluruh fondasi Avengers lama. Bahkan trailer Doomsday sudah memperlihatkan Steve kembali bertemu Thor.

Dalam film yang mempertemukan Avengers baru, New Avengers, Fantastic Four, X-Men, dan karakter dari berbagai realitas, kehadiran seseorang yang memahami sejarah kelompok tersebut bisa menjadi fungsi naratif yang berbeda dari sekadar “Captain America kedua”.

3. Kembalinya Steve justru bisa menguji apakah Sam benar-benar Captain America

still cut film Captain America: Brave New World (dok. Marvel Studios)

Seandainya Steve kembali dan langsung mengambil alih kepemimpinan, itu memang berpotensi membuat perjalanan Sam terasa sia-sia. Marvel sudah menghabiskan The Falcon and the Winter Soldier dan Brave New World untuk menunjukkan bahwa Sam harus menemukan caranya sendiri menjadi Captain America.

Karena itu, keberadaan Steve seharusnya bukan untuk menggantikan Sam, tetapi menjadi semacam ujian terhadap penerusnya.

Steve sudah memberikan perisainya kepada Sam. Sekarang mereka bisa berada dalam satu film sebagai dua orang yang pernah dan sedang menjadi Captain America. Konfliknya bukan lagi soal siapa yang pantas memakai perisai, tetapi bagaimana Sam berdiri sebagai pemimpin ketika pendahulunya kembali.

Menariknya, Chris Evans sendiri mengatakan Marvel sempat memberikan setidaknya belasan ide kepadanya untuk kembali sebagai Steve Rogers sebelum akhirnya menemukan cerita yang membuatnya tertarik untuk Doomsday.

Jadi, Steve Rogers tidak harus kembali karena MCU kekurangan Captain America. Justru sebaliknya, MCU sekarang sudah punya Captain America baru dan kembalinya Steve mungkin bisa membantunya bersinar, bagaimana menurutmu?

Curated For You

Editorial Team

Related Article