Gon dewasa (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Kalau ada satu episode yang menggabungkan kekuatan, tragedi, kemarahan, dan konsekuensi dalam satu momen, Hunter x Hunter episode 131 menjadi salah satu contohnya.
Gon akhirnya mengetahui bahwa Kite benar-benar tidak dapat diselamatkan.
Selama ini, Gon mempertahankan harapan bahwa Neferpitou masih bisa mengembalikan Kite seperti semula. Ketika harapan tersebut hilang, seluruh kesedihan dan kemarahan Gon akhirnya meledak.
Gon membuat sebuah perjanjian Nen yang mengorbankan potensi dan masa depannya demi mendapatkan kekuatan yang dibutuhkan untuk mengalahkan Pitou.
Tubuhnya kemudian berubah menjadi versi dewasa dan kekuatannya meningkat secara drastis. Pitou bahkan menyadari bahwa Gon dalam kondisi tersebut merupakan ancaman yang sangat besar.
Yang membuat episode ini begitu membekas bukan sekadar transformasi Gon.
Setelah mendapatkan kekuatan yang selama ini ia inginkan, Gon justru tidak terlihat seperti pahlawan yang baru saja mendapatkan power-up.
Ia berubah menjadi sosok yang sepenuhnya dikuasai kemarahan dan menghancurkan Pitou tanpa menunjukkan kegembiraan.
Karena itu, episode 131 terasa lebih seperti tragedi daripada kemenangan.
Gon memang berhasil membalas kematian Kite, tetapi harga yang harus dibayarnya adalah tubuh, kekuatan, dan masa depannya sendiri.
Episode Anger × And × Light memang sering disebut sebagai salah satu episode paling berkesan dalam seri tersebut.