TUTUP

6 Hal yang Harus Diwaspadai dari Windows 10

Jangan latah teknologi bro! Sebelum upgrade ke Windows 10, kamu wajib baca dan tahu ini!

Strategi untuk menggratiskan upgrade dari windows 7 dan 8.1 menuju windows 10 memang adalah pilihan tepat bagi Microsoft. Pasca di rilis 29 Juli lalu, Windows 10 telah berhasil mendapatkan respon positif yang cukup banyak. Terbukti, dalam 24 jam perilisan sudah tercatat sebanyak 14 juta orang yang melakukan upgrade menuju windows 10. Hal ini di umumkan Ketika anda melakukan log-in ke Windows 10 menggunakan akun Cortana bisa jadi adalah salah satu daya tarik yang dijual oleh Windows 10. Sesuai apa yang public ketahui selama ini, Cortana merupakan asisten pribadi yang bisa membantu pengguna melakukan penataan pada windows secara lebih teratur. Namun, asisten ini juga tak ubahnya mata-mata yang bisa membeberkan informasi pribadi pengguna. Ingat, Cortana bisa menganalisa data suara pengguna. Dengan kata lain, ketika anda mengaktifkan Cortana, semua informasi dari data suara juga akan terekam oleh Windows 10. Iya, semuanya. Mulai dari nama pengguna, username, event kalender terakhir, nama-nama orang di note mu, serta informasi dalam kontakmu. Masih mau menggunakan Cortana?
[page_break no="3" title="Pengiklan akan tahu karakter pengguna"]
Saat mengaktifkan Windows 10, pengguna dibekali advertising ID. Nah, identitas ini lah yang bisa digunakan pengembang atau pengiklan untuk mengumpulkan profil karakter pengguna. Jika tak nyaman, pengguna bisa menonaktifkan setelan otomatis ini. Namun, lagi-lagi, banyak orang yang mungkin tak tahu tentang hal ini dan jadi "korban" Windows 10.
[page_break no="4" title="Data enkripsi pengguna tersimpan di OneDrive"]
Hal ini bukan sepenuhnya hal yang buruk, hanya saja tetap harus dimengerti oleh pengguna Windows 10. Saat pengguna mengaktifkan enkripsi perangkat, Windows 10 secara otomatis akan mengenkripsi data yang terunduh dan memindainya ke akun OneDrive pengguna.
[page_break no="5" title="Windows 10 menggunakan koneksi internetmu untuk pengguna internet lainnya"] [read_more link="https://static.duniaku.net/2015/08/Windoes-10-Privacy.jpg">Jika ada hal yang harus di waspadai dari Windows 10, maka kebijakan ini berada pada peringkat pertama. Kebijakan privasi terbaru Microsoft menyebutkan bahwa perusahaan berhak membeberkan data personal penggunanya. We will access, disclose and preserve personal data, including your content (such as the content of your emails, other private communications or files in private folders), when we have a good faith belief that doing so is necessary to protect our customers or enforce the terms governing the use of the services. "Kami akan mengakses dan mengungkapkan data pribadi pengguna, termasuk konten (seperti isi email, komunikasi pribadi atau file dalam folder pribadi), ketika kami yakin bahwa melakukan hal itu diperlukan untuk melindungi atau menegakkan keadilan bagi pelanggan kami dengan persyaratan yang diatur penggunaan layanan," begitu tertera pada pernyataan privasi Microsoft. Ini masih hal-hal yang diketahui, mungkin-mungkin saja ada banyak hal yang tidak kita ketahui di belakang sana. Kebijakan privacy Windows 10 bisa kamu baca selengkapnya di Privacy Statement | Services Agreement