TUTUP

RPG Penuh Detail Strategi, Brigandine Legend of Forsena

Butuh RPG menantang? Game ini mungkin salah satunya.

Di era PlayStation 1 ada begitu banyak game-game keren yang membuat kita lupa waktu. Uniknya, game-game yang ada di PlayStation 1 mayoritas memiliki cerita yang biasa saja tapi didukung dengan gameplay yang luar biasa seru. Meskipun kenyataannya ada beberapa game yang punya cerita solid juga. Tapi bagi anak-anak generasi 90-an yang baru saja mengenal game kala itu, cerita harus diakui tidak begitu penting, termasuk bagi saya pribadi.

Dalam hal ini, ada satu game yang cukup bagus dalam segi gameplay tapi biasa saja dalam cerita, game tersebut adalah Brigandine Legend of Forsena.

Kalian yang dulu pernah memainkan PlayStation 1 sudah tentu mengetahui game ini. Bahkan beberapa teman saya masih mencari dan berniat memainkan game ini hingga sekarang, gila bukan? Game ini memiliki gameplay solid khas RPG zaman dulu yaitu sulit untuk menaklukkan musuhnya.

Sebagai gambaran, game ini menuntut kalian untuk mengatur strategi sebaik mungkin, karena bila tidak, bukan tidak mungkin pasukan terkuat kalian bakal tewas duluan dalam peperangan.

Untuk mengembalikan memori para gamer PlayStation 1 atas game ini, mungkin Duniaku.net bakal melakukan nostalgia review atas game Brigandine Legend of Forsena. Yuk, langsung saja kita bahas satu per satu apa saja sih yang ada di dalam game ini.

Brigandine Legend of Forsena memang harus diakui punya gameplay yang cukup mewah pada masanya. Di dalam game ini kita bisa mengatur strategi bak seorang jenderal perang yang haus akan kemenangan. Tapi, tahukan kalian bahwa game ini ternyata memiliki cerita lho.

Cerita yang dihadirkan juga lumayan bagus serta menjadikan alasan mengapa kalian wajib untuk berperang dengan lawan. Game yang satu ini menceritakan mengenai peperangan antara seorang putra kerajaan bernama Lance menghadapi tokoh bernama Zemeckis yang dihasut oleh penjahat bernama Cador untuk melakukan kudeta.

Lance yang kabur kemudian memilih untuk menghentikan Zemeckis. Dalam permainan ini kalian bisa menggunakan enam negara untuk meruntuhkan dominasi dari Cador serta Zemeckis, yaitu Iscallo, Norgard, Leonia, Almekia, Carleon, dan Egares Empire. Yang tak kalah unik, keenam negara ini punya pengaruh terhadap penaklukkan kerajaan-kerajaan karena masing-masing punya tokoh atau hero spesial dengan berbagai macam keunikannya. Plot ini cukup bagus untuk menceritakan mengapa perang besar di Forsena bisa terjadi.

Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, Brigandine Legend of Forsena memiliki gameplay yang mewah dan solid pada masanya. Apa yang saya utarakan bukanlah isapan jempol belaka, karena gameplay harus diakui menjadi salah satu kekuatan dari game ini.

Pertama, akan kita bahas adalah mengenai pengaturan strategi yang bebas dalam game ini. Sebagai seorang jenderal, kita bebas menggerakan monster atau pasukan yang kita miliki untuk menyergap musuh. Strategi yang bebas inilah yang bisa kita eksplorasi agar bisa menundukkan musuh dengan cepat.

Apalagi setiap musuh atau kerajaan yang kita tundukkan bakalan semakin bertambah kuat. Sudah pasti menggunakan strategi yang itu-itu saja bakal membuat kita kalah lebih cepat.

Buat saya pribadi, faktor strategi inilah yang membuat Brigandine Legend of Forsena sangat asyik untuk dimainkan. Apalagi bila strategi yang dijalankan gagal, jaminannya adalah salah satu pasukan terkuat kita bakalan mati. Bila sudah begini, tidak ada cara lain selain pasrah dan menunggu keajaiban agar menang. Karena satu karakter kuat tidak bisa apa-apa bila kita menjalankan strategi yang buruk guys. Kedua adalah sistem evolusi yang begitu keren dalam game ini.

Elemen kedua ini menjadi yang paling menarik buat saya pribadi, pasalnya, sistem evolusi ini bisa membuat kita mendapatkan pasukan dengan attribute yang cukup mantap dan bisa memudahkan pertarungan yang sedang kita hadapi.

Untuk melakukan evolusi ada beberapa cara yakni melakukan level up atau dengan melakukan berbagai quest yang hadir di Forsena. Oiya, yang bikin ketagihan dari adanya sistem ini adalah bila pasukan kita berevolusi, maka rupa dari sang pasukan sendiri bakalan berubah lho. Melihat rupa terbaru dari pasukan inilah yang mendorong saya terus menerus berusaha untuk melakukan evolusi pada pasukan kala bermain game ini.

Ketiga adalah pertempuran ketika monster musuh dan monster kita berhadapan akan menghadirkan animasi serangan yang goog looking pada zamannya. Seperti yang kita tahu, dulu animasi serangan menjadi senjata terkuat agar game RPG dilirik oleh para gamerBrigandine Legend of Forsena juag tak mau ketinggalan mengeksekusi hal ini lho guys. Bila kita melakukan serangan kepada musuh, maka mode pertarungan bakal berubah menjadi seperti di bawah ini.

Gimana? Keren bukan? Ya, monster atau pasukan yang kita miliki bakal tampil secara tiga dimensi, padahal sebelumnya game ini terkesan kartun. Saat dalam mode tiga dimensi, kita bakal diperlihatkan bar HP yang akan berkurang ketika serangan berlangsung.

Selain itu kekuatan yang pasukan kita miliki juga bakalan terlihat di sini. Semburan api, ilmu magis, atau yang lainnya akan terlihat sangat epik. Selain itu yang tidak kalah mantap adalah arena ketika bertempur. Bila serangan yang dilakukan di laut, maka latar pertarungan tiga dimensi akan menjadi laut, bila di hutan akan menjadi hutan, dan begitu seterusnya. Adanya hal ini harus diakui memunculkan kesan realistis terutama di era PlayStation 1 di mana grafis masih menjadi sesuatu yang belum secanggih sekarang.

Sebuah game yang diciptakan sebaik mungkin tentu saja memiliki kekurangan. Bohong apabila sebuah game tidak memiliki kekurangan, bahkan The Witcher 3 atau God of War PS4 yang punya rating gila-gilaan juga tentunya punya kekurangan meskipun intensitasnya sedikit.

Di Brigandine Legend of Forsena, ada beberapa kekurangan yang membuat game ini nampak tercoret pamornya. Kekurangan pertama tentu saja karena musuhnya yang terlampau sulit. Bagi sebagian orang tentu saja hal ini bukan sebuah kekurangan, tapi bagi saya pribadi, terlampau sulitnya musuh malah membuat game menjadi nampak membosankan. Ya, membosankan karena kalah terus.

Semakin luas teritori kekuasaan kita, musuh yang dihadapi bakal semakin sedikit serta punya kekuatan yang gila-gilaan. Saya ingat betul kala harus restart terus menerus karena kalah, padahal strategi serta pasukan yang digunakan sudah cukup baik.

Kekurangan kedua adalah kita tidak boleh meninggalkan pos yang kita miliki. Brigandine Legend of Forsena adalah sebuah game strategi RPG yang realistis, oleh sebab itu meninggalkan pos adalah sesuatu hal bodoh karena pos yang kosong bakal direbut oleh musuh! Kesal? Sudah pasti. Konsep seperti ini di masa lalu menjadi pisau bermata dua karena ada gamer yang menganggap ini sebuah tantangan, sedangkan sebagiannya lagi menganggap ini adalah kutukan.


Kesimpulannya, Brigandine Legend of Forsena adalah sebuah game sederhana tapi tidak sederhana, setidaknya begitulah saya menganggapnya. Sederhana karena game ini punya elemen gameplay seperti RPG strategi pada umumnya dan tidak sederhana karena game ini memiliki banyak elemen realistis termasuk memutuskan strategi seperti apa yang bakal digunakan.

Dari tingkat kesulitan juga game ini sangat menantang dan benar-benar menuntut kalian untuk bertindak kreatif. Meski saat ini banyak game dengan kualitas yang lebih baik, tapi harus diakui bagi para penyuka tantangan, Brigandine Legend of Forsena masih layak untuk dimainkan.

Diedit oleh Doni Jaelani