Takdir 8 Iblis Bulan Atas di Kimetsu no Yaiba Jelang Kematian

Akhir hidup seluruh Upper Rank dalam cerita

Kimetsu no Yaiba

Iblis Bulan Atas atau Upper Rank yang diperkenalkan dalam series Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba adalah jajaran 6 iblis peringkat tertinggi dalam organisasi 12 Kizuki alias Iblis Bulan. Mereka ialah para iblis terkuat yang menerima perintah langsung dari sang Raja Iblis, Muzan Kibutsuji.

Sebagai kaki tangan Muzan, Iblis Bulan Atas telah turun ke pertarungan langsung demi memburu para Pembasmi Iblis yang selama berabad-abad ini telah menjadi penghalang utama bagi Muzan yang mendambakan keabadian.

Maka tak heran, seiring berjalannya seri, satu per satu karakter berguguran, termasuk iblis yang bertitel Upper Rank sekalipun.

Berikut ini dijelaskan bagaimana takdir Iblis Bulan Atas di Kimetsu no Yaiba menjelang kematian mereka yang diurutkan berdasarkan timeline.

Artikel ini mengandung spoiler bagi penggemar yang belum membaca manganya. Harap bijak, ya!

1. Iblis Bulan Atas 6: Gyutaro dan Daki menjadi Upper Rank pertama yang dikalahkan

captionDaki dan Gyutaro (ufotable/Kimetsu no Yaiba)

Iblis Bulan Atas pertama yang berhasil terbunuh dalam cerita ialah Gyutaro dan Daki, kakak beradik yang memegang posisi keenam di jajaran Upper Rank. Keduanya merupakan antagonis utama selama Entertainment District Arc, tepatnya musim kedua serial animenya.

Meski Gyutaro dan Daki dikatakan sebagai yang terlemah di antara Iblis Bulan Atas, tetapi Tanjiro, Nezuko, Zenitsu, Inosuke, Pilar Suara Tengen Uzui, serta ketiga istrinya dibuat babak belur dan hampir tewas karena mereka.

Bahkan, Tengen terpaksa merelakan sebelah tangan dan penglihatannya, lalu memutuskan untuk pensiun dini sebagai Hashira.

Untuk membunuh Gyutaro dan Daki, leher keduanya harus dipenggal secara bersamaan. Untuk itu, para Pembasmi Iblis yang bertugas pun dibagi menjadi 2 tim. Sementara Tanjiro membantu Tengen mengatasi Gyutaro, Zenitsu bekerja sama dengan Inosuke untuk melawan Daki.

2. Iblis Bulan Atas 5: Gyokko dikalahkan oleh Pilar Kabut seorang

captionMuichiro Tokito melukai Gyokko (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village Arc)

Muzan dibuat marah besar akibat kegagalan Upper Rank 6. Akhirnya, Gyokko yang merupakan Iblis Bulan Atas 5 dikirim untuk misi selanjutnya, yakni penyerangan di Desa Pembuat Pedang selama musim ketiga, Swordsmith Village Arc.

Gyokko yang memanfaatkan kekuatannya untuk menyembunyikan diri sebagai vas porselen berhasil membuat kekacauan di desa, terutama menargetkan Haganezuka yang sedang berkonsentrasi dengan tugasnya. Sampai akhirnya, ia ditakdirkan untuk berhadapan 1v1 melawan Muichiro Tokito si Pilar Kabut.

Pada awal-awal pertarungan, Muichiro benar-benar dibuat tak berdaya. Pilar Kabut tersebut bahkan hampir menyerah setelah terkurung dalam penjara air Gyokko dan kehabisan oksigen.

Gyokko harus menunjukkan wujud terkuatnya demi mengalahkan Mui yang telah mendapatkan kembali motivasinya. Namun, tekad Mui jauh lebih kuat, apalagi dia berhasil membangkitkan Tanda Pembasmi Iblisnya.

Gyokko menjadi satu-satunya Upper Rank yang terbunuh dalam pertarungan 1 lawan 1.

3. Iblis Bulan Atas 4: Hantengu menyusul kematian Gyokko

Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village ArcTanjiro menebas tubuh Hantengu yang bersembunyi (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village Arc)

Selain Gyokko, Muzan juga mengirim Iblis Bulan Atas 4, Hantengu, dalam misi yang sama. Iblis yang terlihat seperti pengecut tersebut sangat sulit untuk diatasi, mengingat teknik darah iblisnya membuatnya mampu membuat klona atas dirinya sendiri.

Dalam upaya mengalahkan Hantengu, Tanjiro bekerja sama dengan Nezuko dan Genya, lalu disusul oleh Pilar Cinta Mitsuri Kanroji yang nantinya berhasil membangkitkan tandanya selama pertarungan melawan klona terkuat Hantengu, yakni Zohakuten.

Tanjiro sendiri berhasil membuat pencapaian besar dengan membunuh tubuh asli Hantengu yang begitu kokoh. Apalagi, keberadaannya tersembunyi di dalam jantung klona Urami.

Namun, sebelum akhir hayatnya, Hantengu berhasil membeberkan informasi paling penting kepada Muzan, yakni fakta tentang Nezuko yang berhasil mendapatkan kekebalan atas matahari.

4. Iblis Bulan Atas 6: Kaigaku mendapatkan karmanya

Kimetsu no Yaiba  Kaigakukimetsu-no-yaiba.fandom

Posisi Gyutaro dan Daki sebagai Iblis Bulan Atas 6 segera diisi oleh Kaigaku, mantan Pembasmi Iblis alias senior Zenitsu yang berkhianat.

Kaigaku yang tak terima dengan keputusan gurunya yang merupakan mantan Pilar Guntur, Jigoro, memutuskan untuk berkelana seorang diri. Namun sial, dia justru bertemu dengan Kokushibo, lalu pada akhirnya memohon belas kasih dan diubah menjadi iblis.

Kaigaku mendapat kekuatan yang cukup besar, mengingat dirinya menerima darah langsung dari Iblis Bulan terkuat yang mungkin kekuatannya hampir setara dengan Muzan.

Selama arc Infinity Castle, Kaigaku ditakdirkan untuk menghadapi juniornya, Zenitsu. Sampai akhir, ia begitu angkuh dan tak rela mengakui kemampuan Zenitsu.

Kaigaku akhirnya tewas di tangan juniornya tersebut. Ini merupakan karma yang harus ia terima akibat kesalahan di masa lalunya, mulai dari menumbalkan Gyomei dan anak-anak lainnya, hingga memihak iblis dan membuat Jigoro melakukan seppuku karena merasa gagal sebagai guru.

5. Iblis Bulan Atas 3: Akaza mengingat masa lalunya dan berhenti melawan

captionAkaza di versi anime (Dok. Ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

Seluruh penggemar menaruh dendam terhadap Akaza, Iblis Bulan Atas 3 yang telah merenggut nyawa Pilar Api Kyojuro Rengoku pada akhir Mugen Train Arc.

Pertarungan balas dendam melawan Akaza akan berlangsung pada arc Infinity Castle, di mana Tanjiro dan Pilar Air Giyu Tomioka yang akan mengeksekusinya.

Mengingat peringkatnya, tentu saja Akaza adalah iblis yang tangguh. Apalagi, salah satu tekniknya membuatnya mampu memprediksi pergerakan lawannya.

Tak sampai di situ, ketika kepala Akaza berhasil dipenggal, tubuhnya tetap mampu bereaksi dan bertarung seperti biasanya. Tanjiro dan Giyu bahkan hampir kehabisan tenaga selama pertarungan tersebut.

Pada akhirnya, Akaza mengingat kembali masa lalunya saat masih menjadi manusia bernama Hakuji. Ia mengenang kembali kisah cintanya yang tragis, lalu memutuskan untuk menghentikan regenerasi kepalanya, sehingga ia mati secara perlahan.

Baca Juga: Daftar Karakter Kimetsu no Yaiba yang Mati, Pengaruhi Alur!

6. Iblis Bulan Atas 2: Doma terbunuh perlahan dari dalam

Kimetsu no Yaiba Domadok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba

Pada arc yang sama, Upper Rank 2, Doma, berhadapan dengan Shinobu Kocho sang Pilar Serangga yang berambisi untuk membalaskan kematian kakaknya, Kanae Kocho.

Dari segi kekuatan fisik, Shinobu yang mungil tentunya tak sebanding dengan Doma. Sebagai gantinya, Shinobu telah mempersiapkan strategi paling mematikan yang mewajibkannya mengorbankan nyawa sebagai bayarannya.

Sebelumnya, Shinobu telah menelan 37 kg racun Wisteria. Dia membuat Iblis Bulan Atas peringkat kedua tersebut menyerap dirinya, agar racun tersebut dapat menghancurkan tubuh sang iblis dari dalam.

Namun, butuh waktu sampai akhirnya racun tersebut benar-benar bekerja. Untuk itu, Kanao dan Inosuke yang masing-masing menyimpan dendam pribadi terhadap Doma melanjutkan perjuangan Shinobu.

Akhirnya, Kanao dan Inosuke berhasil memenggal kepala Doma secara bersamaan.

7. Iblis Bulan Atas 1: Kokushibo berhasil dibunuh dengan bayaran besar

Kokushibo Michikatsu Tsugikuni Kimetsu no Yaibakimetsu-no-yaiba.fandom

Di sisi lain, terjadi pertarungan hebat lainnya yang melibatkan Kokushibo, Iblis Bulan Atas terkuat yang berhadapan dengan Pilar Angin Sanemi Shinazugawa dan adiknya, Genya, Pilar Kabut Muichiro Tokito, serta Pilar Batu Gyomei Himejima.

Kokushibo adalah iblis berbahaya yang kekuatannya hampir menyamai Muzan, atau bisa saja setara, mengingat penggemar memang tak pernah diperlihatkan situasi jika keduanya saling bertarung.

Sebagai mantan Pembasmi Iblis yang terobsesi untuk mengungguli kembarannya, yakni Yoriichi Tsugikuni yang diakui sebagai Pembasmi Iblis terkuat dalam sejarah yang hidup pada era Sengoku, Kokushibo mampu menggunakan teknik pernapasan, tepatnya Pernapasan Bulan.

Dalam pertarungan tersebut, Kokushibo berhasill membunuh Genya dan Muichiro. Meski begitu, pengorbanan 2 Pembasmi Iblis tersebut tak sia-sia. Kokushibo berhasil dikalahkan, terutama berkat nichirin merah Mui yang berhasil membangkitkan Tanda Pembasmi Iblisnya untuk yang kedua kali.

8. Iblis Bulan Atas 4: Nakime dibunuh oleh pemimpinnya sendiri

NakimeNakime (dok. Ufotable/ Kimetsu no Yaiba)

Iblis Bulan Atas terakhir yang berhasil terbunuh pada pertarungan puncak tersebut ialah Nakime, si penguasa Infinity Castle yang menggantikan Hantengu sebagai Iblis Bulan Atas 4.

Pasangan Pilar Ular Obanai Iguro dan Pilar Cinta Mitsuri Kanroji lah yang pertama kali berhadapan dengan Nakime langsung. Pada awalnya, Nakime berpikir bahwa ia berhasil membunuh kedua Pembasmi Iblis tersebut, tetapi nyatanya ia dikelabui.

Tak disangka-sangka, Yushiro yang merupakan asisten Tamayo ternyata berhasil mengendalikan penglihatan Nakime. Yushiro kemudian memanfaatkan hal itu itu berbalik melawan Muzan, sebagai upaya pembalasan dendamnya atas kematian Tamayo.

Terjadilah pertarungan memperebutkan Nakime dan kendali Infinity Castle. Namun, Obanai dan Giyu yang telah selesai dengan tugasnya tak tinggal diam. Keduanya menyerang Muzan.

Akhirnya, sampailah pada titik di mana Muzan memutuskan untuk "melepaskan" Nakime. Ia mengaktifkan kutukannya dan membunuh Nakime.

Itulah penjelasan bagaimana takdir Iblis Bulan Atas di Kimetsu no Yaiba menjelang akhir hidup mereka. Pertarungan mana yang paling berkesan buatmu?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Artikel pertama terbit tanggal 10 Februari 2024 dirilis ulang tanggal 7 Juni 2024.

Baca Juga: Sinopsis Kimetsu no Yaiba, Karya Original Koyoharu Gotouge

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU