TUTUP

Mintsphere: Kisah di Balik Fallen Legion, Action RPG PS4 Pertama dari Indonesia

Bagaimana awal mula pengembangannya hingga akhirnya mendapatkan kesempatan bakal merilis game di PS4? Simak wawancara kami dengan Mintsphere di dalam!

Mintsphere, developer yang berada di balik action RPG PS4 pertama dari Indonesia, Fallen Legion berbagi kisah mengenai bagaimana proses pengembangan game ini. Simak hasil wawancaranya!
[read_more id="232959"] Awal Desember 2015 ini, industri game Indonesia dikejutkan dengan kemunculan [outbound_link text="Mintsphere" link="https://www.facebook.com/MINTSPHERE/?fref=ts"] yang mengkonfirmasikan proyek action RPG terbaru mereka, Fallen Legion. Lebih hebatnya lagi, Fallen Legion ini menjadi action RPG pertama dari Indonesia yang akan dirilis di PS4 dengan menggandeng Regalia Gameworks, YummyYummyTummy dan Acttil sebagai publisher-nya. Game ini sendiri pun rencananya akan dirilis secara digital di PSN pada kuartal kedua tahun 2016 mendatang. Setelah dikonfirmasikan kehadirannya, Fallen Legion pun ikut ambil bagian dalam ajang PS Experience yang sudah digelar akhir pekan kemarin. Dalam kesempatan ini, Duniaku mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Wilson Tjandra, Director dari Mintsphere. Kepada Duniaku, Wilson memceritakan banyak hal mengenai kisah di balik proses pengembangan game ini. Penasaran? Yuk ikuti wawancara kami! Duniaku (D): Bagaimana sih awal mula kerja sama dengan Acttil dan YummyYummyTummy untuk mengembangkan Fallen Legion ini? Start kerja samanya mulai kapan? Wilson Tjandra (WT): Kita bekerja sama dengan YYT itu sudah setahun sebelumnya, pembicaraan serius tepatnya dimulai pada saat AFA 2014 tahun lalu. D: Game ini sudah dikembangkan selama berapa bulan/tahun? Kapan start mulai pengembangannya? WT: So far pengembangannya sudah berjalan mulai setahun lalu. Kira-kira di bulan Januari 2015. D: Sekilas, Fallen Legion ini mirip dengan Trigger Princess. Apakah Fallen Legion ini versi upgrade, atau ada hubungannya? WT: Betul sekali, Fallen Legion merupakan upgrade dari Trigger Princess, karena masih memiliki dunia yang sama dengan Trigger Princess. Booth Fallen Legion di PS Experience[/caption] D: Apa saja sih kendala selama proses development-nya? WT: Pada waktu itu, kendala terbesar adalah talent tentunya. Tetapi sembari berjalannya waktu, masing-masing anggota mulai terbiasa dengan jobdesk-nya, sehingga memperlancar development game ini. D: Apa sih fitur paling menonjol dari Fallen Legion? WT: Banyak sekali! Dari fitur pemilhan kartu yang menentukan cerita dari game tersebut, hingga kombinasi kombo yang ditawarkan. Banyak sekali orang yang memainkan game ini di PS Experience mengatakan ini adalah suatu sistem baru yang belum pernah ada. D: Berapa orang sih yang terlibat dalam pengembangannya? Baik dari Mintsphere sendiri atau YummyYummyTummy-nya? WT: Sejauh ini dari Mintsphere sendiri ada 8 orang termasuk saya. Dan dari YummyYummyTummy sendiri membantu untuk schedule, cerita, dan publishing. D: Selama pengembangan, pembagian peran dari Mintsphere dan YummyYummyTummy sendiri seperti apa ya? WT: Mintsphere lebih ke full development beserta rekan kami [outbound_link text="Regalia Gameworks" link="https://www.facebook.com/RegaliaGameworks/"]. Sedangkan YummyYummyTummy lebih ke publishing dan scheduling serta memberikan arahan-arahan untuk Fallen Legion. D: Harapan personalnya apa sih dengan adanya kerja sama ini? Apa pelajaran yang didapat dengan kerja sama selama ini? WT: Harapan dari saya agar bisa mendorong teman-teman di industri bahwa sekarang teknologi sudah sangat maju. Selain mempermudah kita untuk mengembangkan game yang bagus, saya secara personal ingin mendorong teman-teman juga bahwa sekarang kita mampu bersaing di pasar luar. Pelajarannya banyak sekali, dikarenakan senior-senior dari industri game di atas ikut membantu dalam mengembangkan game ini. D: Kerja sama dengan YummyYummyTummy ini dalam jangka panjang, ataukah hanya untuk satu game ini saja ya? WT: Untuk kerja sama masih belum dipastikan apakah akan berlanjut lama. Tetapi jika hasilnya cukup bagus untuk semua pihak, kenapa tidak. D: Terakhir nih, inspirasi game ini didapat dari mana aja ya? WT: Insiprasi game ini kebanyakan didapat dari hasil rembukan bersama, serta pengalaman game-game yang pernah kita mainkan terdahulu di PSOne, PS2, hingga PC Steam. Tetapi garis besarnya masih berdasarkan Trigger Princess sendiri. D: Terima kasih untuk waktunya. Semoga lancar pengembangannya hingga dirilis tahun depan! WT: Terima kasih juga!