TUTUP

Nahas, 5 Pesulap Ini Meninggal saat Melakukan Atraksi Sulap di Depan Ribuan Orang!

Di balik aksi menakjubkan yang kerap dilakukan para magician dalam setiap atraksi, nyatanya selalu ada risiko besar sampai kehilangan nyawa. Seperti deretan pesulap yang meninggal saat melakukan aksinya berikut ini.

Di balik aksi menakjubkan yang kerap dilakukan para magician di atas panggung, nyatanya selalu ada risiko besar sampai kehilangan nyawa. Seperti deretan pesulap yang meninggal saat melakukan aksinya berikut ini.

Nama pesulap Demian Aditya kembali menjadi perbincangan hangat. Namun, bukan karena prestasinya di pentas internasional, melainkan aksi sulapnya yang berujung malapetaka. Atraksi yang disebut The Death Drop Live tersebut menyebabkan seorang stuntman bernama Edison mengalami kecelakaan fatal karena kesalahan teknis.

Paru-paru pria tersebut menjadi sasaran besi panas, dan langsung mendapatkan jahitan. Sayang, dikarenakan luka yang terlalu parah, paru-paru kiri Edison harus dipotong. Menurut informasi yang diraih, hal itu bertujuan untuk membiarkan organ tersebut tetap bekerja tanpa harus menunggu sembuh beberapa bagiannya.

Aksi sulap Demian tentu bukan kasus pertama di mana atraksi sulap berujung malapetaka. Bahkan beberapa pesulap dunia ini, harus tewas ketika menjalankan aksinya di tengah ribuan penonton.

Berikut deretan pesulap yang meninggal saat melakukan atraksinya.

[page_break no="1" title="Amazing Joe"]

Joseph W. Burrus atau pemilik nama panggung Amazing Joe adalah salah satu dari ratusan pesulap yang menganggumi Harry Houdini. Untuk menunjukkan kekagumannya kepada sang legenda, Burrus melakukan sebuah atraksi sulap yang pernah dilakukan Houdini, yakni dikubur hidup-hidup dalam peti mati yang terbuat dari plastik.

Setahun sebelumnya, Burrus sempat melakukan atraksi serupa dan sukses. Tapi saat itu, ia hanya dikubur menggunakan tanah.

Pada tahun 1990, ia menambahkan semen dalam aksi terbarunya. Sayang, Burrus tak memperhitungkan penambahan berat. Peti mati yang terbuat dari plastik itu pun segera hancur tak lama setelah dikubur.

Regu penolong segera menggali kuburan tersebut, tapi sayang nyawa Burrus sudah tak tertolong.

[page_break no="2" title="Gilbert Genesta"]

Pesulap yang meninggal saat melakukan atraksi selanjutnya adalah Gibert Genesta. Sama seperti Amazing Joe, Genesta juga adalah pengagum berat Harry Houdini. Atas hal tersebut, ia mencoba menduplikasi aksi Houdini yakni mengurung dirinya di dalam gentong berisi air atau susu.

Aksi yang dilakukan pada tahun 1930 ini berujung malapetaka. Para pembantu dan penonton yang berada di sekitar panggung merasa ada yang janggal dengan aksi Genesta. Mereka pun segera menolong Genesta dan mengeluarkannya dari gentong.

Genesta sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi nyawanya tak terselamatkan. Ini pun menjadi kegagalan pertama Genesta selama 10 tahun kariernya di dunia sulap.

[page_break no="3" title="Washington Irving Bishop"]

Washington Irving Bishop adalah seorang mentalis yang terkenal akan aksinya dalam membaca pikiran seseorang. Meski aksinya jauh dari kesan membahayakan, namun Irvin adalah orang yang mengidap kelainan kataleptik yang membawanya kepada keadaan katatonik, yaitu suatu keadaan kaku motorik.

Pada 12 Mei 1889, nasib nahas menimpa Irvin. Saat mejalankan atraksinya di panggung  Lambs Club di New York, ia terkena serangan kataleptik. Ia langsung dibawa turun dari panggung, tapi dinyatakan telah tewas.

Dokter John A Irwin, Frank Ferguson, dan Irwin H Hance, kemudian melakukan autopsi dan menyatakan jika Washington Irvin Bishop tewas karena histerokatalepsi.

Siapa lagi pesulap yang memiliki nasib nahas saat melakukan pertunjukkan? Simak di halaman selanjutnya!

[page_break no="4" title="Chung Ling Soo"]

Chung Ling Soo atau William Ellsworth Robinson adalah pesulap yang meninggal selanjutnya. Dalam setiap atraksinya, ia sering menebarkan ujaran-ujaran rasis terkait mistisisme oriental dan sulap Asia Timur.

Pada 23 Maret 1918, dalam sebuah atraksi sulap rutin, Robinson mengalami kecelakaan nahas yang harus merenggut nyawanya. Robinson melakukan pertunjukkan sulap menggunakan sepucuk pistol berlaras ganda. Satu laras berisi peluru sungguhan yang diisi oleh penonton, sedangkan laras lainnya kosong.

Karena kemalasan dan kesalahan teknis, secara tak sengaja laras yang berisi peluru sungguhan malah menembak tubuh Robinson. Peluru itu menembus paru-paru Robinson dan menewaskannya di atas panggung.

[page_break no="5" title="Karr the Mysterious"]

Nama Charles Rowan atau dikenal dengan nama panggung Karr the Mysterious adalah seorang pesulap asal Afrika Selatan yang ahli dalam meloloskan diri.

Dalam sebuah catatan pengumuman di Reuters, Karr dinyatan tewas dalam sebuah atraksi sulap keliling. Dalam aksinya itu, Karr diikat dengan jaket ketat lalu diseret menggunakan mobil. Sayang, aksinya itu gagal. Ia tergilas roda mobil dan nyaris memutuskan satu kakinya.

Deretan pesulap yang meninggal di atas membuktikan jika setiap atraksi sulap memukau, ada sebuah bahaya yang selalu mengintai sang pesulap.