TUTUP

7 Hal Menarik Dragon Ball Super 81, Deja vu Pertarungan Goku vs Hit?

Selain Goku yang resmi menjadi public enemy, dan munculnya para malaikat setiap universe, ada beberapa hal menarik yang terjadi selama Dragon Ball Super 81 yang mungkin tidak kalian sadari.

UPDATE: Langsung ke Pasca diungkapkannya kehancuran Universe oleh Grand Priest / Daishinkan, Bergamo membuat penawaran kepada Zeno, apabila dia yang menjadi wakil Universe dengan mortal level terendah menang, maka Zeno bisa mencabut aturan yang kalah dari turnament bakal dihancurkan. [read_more id="296522"] [page_break no="2" title="Goku Resmi Menjadi Public Enemy"]


Cara Bergamo menunjuk Goku sebagai sosok yang memicu turnament ini juga membuat Universe lainnya mulai menganggap Goku ini jahat. Ditambah lagi dengan sikap Goku yang sangat santai di hadapan Zeno, membuat para dewa Universe lainnya curiga kenapa Daishinkan membiarkannya begitu saja -- well, mungkin mereka tidak tahu jika Goku ini sahabat Zeno. [duniaku_adsense] Sekilas, Toppo, petarung daru Universe 11, yang memang digambarkan sebagai figur yang menjunjung tinggi keadilan, dan dikenal sangat kuat (serta bahkan disebut-sebut akan menjadi kandidat selanjutnya God of Destruction Universe 11) tergerak ketika mengetahui Goku adalah pemicu diadakannya turnamen kehancuran ini. Namun, dia belum bisa memutuskan apakah benar Goku ini jahat seperti yang dituduhkan saudara tertua Trio De Dangers (sebelumnya kami menyebutkan Trio The Dangers).

Lanjut ke halaman 2... apa maksud deja vu pertarungan Goku vs Hit?

[page_break no="3" title="Suka Atau Tidak, Ini Karakter Goku!"]
Pertarungan antara Goku dan Bergamo pun berlangsung. Dan jelas karena pertarungan Gohan seri, atau, bisa dikatakan kalah, maka Goku harus menang ronde ini. Ulah Bergamo membuat penawaran kepada Zeno sendiri sedikit memberi twist di tengah episode. Sebenarnya Goku bisa "mengalah", dan membuat aturan Universe dihancurkan itu batal, dan para dewa tinggal melanjutkan turnamen ini tanpa ketegangan. Namun tentu saja itu bukan esensi utama dari ide kehancuran yang sudah digaungkan sejak awal arc berlangsung. [duniaku_baca_juga] Selain itu, dengan karakter Goku yang notabene tidak akan mengalah, bakal aneh jika dia mengikuti jalan pikiran Beerus, misalnya, yang memang berpandangan seperti itu. Akan tetap, Daishinkan juga membuat aturan, jika Goku ketahuan menahan dirinya selama pertarungan, maka Universe 7 bakal dimusnahkan. Yah, tahu sendiri kan Goku seperti apa... mana mungkin dia "ngalah"! [read_more id="286959"] [page_break no="4" title="Masih Percaya Dia Tidak Punya Maksud Tersendiri?"]
Bicara Daishinkan, lagi-lagi dia yang membuat aturan, bukan Zeno. Makin membuat kami yakin ada apa-apanya dengan malaikat terkuat Dragon Ball Super ini -- buka lagi deh Ya, kalian bisa menyebut Goku ini sombong (kegilaannya bertarung dengan sombong tampaknya beda tipis!)[/caption] [read_more id="288745"] Namun Bergamo tidak sesantai Goku, dan dia memperingatkan Goku bahwa semua Universe kini menarget U7 di turnamen utama, dan tinggal menunggu waktu saja sampai dia dikalahkan. Dasar Goku, dia justru menantang semua petarung terkuat untuk melawannya.

Lanjut ke halaman 3... untuk aturan pertarungan Tournament of Power yang menyusahkan Goku dkk

[page_break no="6" title="Pengumuman Aturan Turnament of Power"]
Selain pertarungan tersebut, apa yang menarik dari episode kali ini adalah diungkapkannya aturan Tournament of Power. Apa saja aturannya? Berikut daftarnya, dan, berikut juga beberapa screenshot dalam bentuk Goku dan Bergamo Chibi yang menjelaskan aturan turnamen (kami merasa mereka sangat imut!) [gallery td_select_gallery_slide="slide" ids="299262,299261,299260,299259"]
  • Arena yang digunakan berada di dalam World of Nothing (kemungkinan ini sama seperti keadaan dunia pasca dimusnahkan Zeno).
  • Kemenangan didapatkan dengan menjatuhkan lawan keluar arena.
  • Jika lawan pingsan di dalam arena, maka dia masih harus dilempar ke luar arena untuk dianggap kalah.
  • Dilarang menggunakan senjata selama pertarungan.
  • Dilarang membunuh musuh.
[read_more id="296482"]
  • Dilarang menggunakan teknik Bukujutsu atau Flight (atau terbang dalam bahasa kita). Hal ini tentu saja karena tidak bisa dilakukan di tengah World of Nothing. Aturan ini sekaligus menegaskan, pertarungan kali ini memang sangat membutuhkan strategi, bukan sekadar adu kekuatan.
  • Batasan waktu pertarungan 100 takk, yang setara dengan waktu Bumi selama 48 menit. Pasti bakal lama ya jika pertarungan satu-lawan-satu selama 48 menit, bisa memakan berapa episode, tuh!? Dan ternyata...
Aturan turnamen Dragon Ball paling greget![/caption]
  • Pertarungannya berjenis battle royale, karena pertarungan ini adalah mengadu langsung semua tim (ya, delapan tim dikali 10 karakter, atau 80 karakter bersamaan), satu ronde saja, dalam sebuah arena yang sangat luas.
  • Di akhir batasan waktu, pemenang dipilih dengan tim yang anggotanya masih banyak tersisa. Atau, jika hanya ada satu orang saja yang tersisa dan selamat, maka Universe tim tersebut pemenangnya. Dengan aturan ini jelas sangat penting mengutamakan kerjasama tim, satu hal yang selama ini bukan cara bertaruan ideal bagi Goku yang biasa satu-lawan-satu!
[page_break no="" title="Keanehan Aturan Tournament of Power"]
Saat Daishinkan menyebutkan aturan turnamen ini, jelas dia mengatakan jika teknik terbang dilarang digunakan selama pertarungan. Namun ketika aturan ini diungkapkan, entah kenapa divisualisasikan dengan Goku (dalam bentuk chibi) yang terbang di atas arena, namun dia langsung terjatuh ke bawah begitu terbang keluar batas dari arena. Apakah aturan sebenarnya dari pelarangan terbang ini hanya berlaku di luar arena saja? Seperti inikah World of Nothing? Ini keadaan masa depan, nothingness, kekosongan setelah dimusnahkan oleh Zeno. Terlihat Goku bersama mesin waktu mencari dimana Zeno berada, dan membawanya ke masa kini...[/caption] [read_more id="295064"] [page_break no="7" title="Pertarungan Lainnya Sebelum Turnamen Berlangsung"]
Setelah Daishinkan menyebutkan aturan tersebut, hanya satu pertarungan untuk turnamen yang menentukan nasib semua Universe, Toppo masuk ke arena dan menantang Goku bertarung. Pemimpin Pride Troopers dari U11 ini sepertinya ingin mengetahui langsung, apakah benar Goku ini "jahat" seperti yang diungkapkan Bergamo sebelumnya. Goku, yang belum puas dengan pertarungan melawan Bergamo, jelas tidak akan melewatkan kesempatan ini. Bagaimana menurut kalian, apakah Goku akan menang melawan Toppo? https://scontent.cdninstagram.com/t50.2886-16/17102588_812763642211971_7760335609800949760_n.mp4 Keseluruhan episode ini menarik karena pengungkapan aturan turnamen oleh Daishinkan, serta, bagaimana Goku kini menjadi public enemy semua Universe. Namun penulis pribadi kecewa dengan aturan battle royale. Dengan demikian, skill masing-masing petarung tidak akan terlihat jelas. Semoga saja pertarungannya nanti diwujudkan sangat seru walaupun sistemnya "keroyokan."