TUTUP

Pembahasan Attack on Titan 104: Kemunculan Colossal Titan Baru!

Wah, Colossal Titan baru diperlihatkan di Attack on Titan 104! Gimana aksinya?

Pembahasan Attack on Titan 104 ini mengandung spoiler, terutama untuk yang hanya nonton versi anime. Jadi kalau kamu anti-bocoran, tidak disarankan untuk melanjutkan membaca.

Tapi kalau kamu memang sudah baca, atau tidak peduli spoiler, silakan lanjut baca pembahasannya di bawah ini!

SPOILER ALERT!!!

Pembukaan Attack on Titan 104 menjawab tanda tanya fan Attack on Titan sejak lama: apakah Armin ikut jadi Colossal Titan karena dia makan Bertolt? Kalau iya, gimana bentuknya?

Yep, karena memakan Bertolt, Armin yang awalnya dijadikan Titan liar kini bisa menjadi seorang Titan Shifter legendaris yang memiliki wujud Colossal Titan.

Armin masih memiliki kemampuan yang membuat Colossal Titan istimewa. Pertama adalah ukuran tubuhnya yang luar biasa, kedua adalah kekuatan panas dan ledakan, yang sudah ia perlihatkan di bab lalu. Di bab ini, Armin menyaksikan sendiri dampak dari kekuatannya, yang juga menjatuhkan korban dari orang tidak bersalah.

Meski begitu, ada perbedaan signifikan antara Colossal Titan Armin dan Bertolt. Dibanding wujud ikonik Bertolt, Colossal Titan Armin terlihat lebih kurus.

Jean mendapat kesempatan emas untuk mengakhiri hidup Pieck, sang Cartman Titan. Namun dia gagal melakukannya.

Jean sendiri bertanya-tanya apa penyebabnya. Apakah kabut asap mempengaruhi pandangannya? Atau dirinya sendiri memang menggeser bidikannya?

Sejak awal juga memang terasa kalau Jean adalah anggota Survey Corps yang masih memiliki moral paling manusiawi saat ini, sementara Eren sudah benar-benar menjadi sosok dingin yang siap menjatuhkan banyak korban demi mencapai tujuan.

Penulis khawatir kalau sifat Jean ini justru akan membuat dia jadi korban, cepat atau lambat.

Pieck kemudian terlihat terluka parah, namun regenerasinya berlangsung lambat. Ia benar-benar tidak akan bisa kembali ke pertempuran dan membantu mencegah Survey Corps lolos.


Lanjutan pembahasan Attack on Titan 104 dapat kamu baca di halaman kedua!

Jaws Titan sempat terasa sebagai Titan paling lemah di antara para Shifter Marley. Mungkin karena masih lekat bayang-bayang Dancing Titan inkarnasi Ymir, yang hanya unggul kelincahan.

Di Attack on Titan 104, Porco Galliard memamerkan kekuatan Jaws Titan. Sesuai namanya, sudah tentu kekuatan rahang makhluk ini adalah yang paling menonjol. Walau Attack Titan Eren sudah memperkuat tinjunya, Jaws masih bisa menghancurkan tangan Titan Eren.

Selain rahang, Jaws juga masih memiliki kelincahan khas Dancing Titan.

Namun Eren semakin menunjukkan kalau dia memang jadi ahli taktis pasca-timeskip ini. Sudah melihat dan merasakan kekuatan Jaws Titan, dia membuat jebakan dengan bantuan Mikasa.

Ia lalu menggunakan rahang super Jaws Titan untuk menghancurkan kristal yang mengurung Warhammer Titan. Attack Titan pun akhirnya bisa memakan Warhammer Titan. Porco akan trauma dengan hal ini.

Jelas sudah sekarang. Kalau misalnya Annie masih mengurung diri, hanya rahang Jaws yang dapat mengeluarkannya paksa dari kristal.

Zeke antara lumpuh atau sudah mati. Pieck masih tak sadarkan diri. Warhammer Titan dimangsa. Porco lalu hampir dihabisi oleh Attack Titan juga. Hampir seluruh Titan Marley, hebatnya, berhasil ditangani Survey Corps. Pertempuran ini jelas-jelas dimenangkan oleh para prajurit Pulau Paradis.

Untung bagi Porco, sebelum dia bisa dieksekusi Reiner akhirnya memutuskan untuk bangkit.

Menariknya: Reiner tampaknya tak bisa menghimpun kekuatan penuhnya. Wujud Titan-nya tak dilapisi zirah khas Armored Titan, sehingga Eren bisa melumpuhkannya dengan mudah. Namun setidaknya Reiner bisa menyelamatkan Porco.

Porco, yang selalu memandang rendah Reiner, tampaknya punya alasan untuk berterima kasih kepada pria yang satu itu.


Kelanjutan pembahasan Attack on Titan 104 bisa kamu baca di halaman ketiga!

Semua kapal di pelabuhan hancur karena Colossal Titan. Terus gimana cara Survey Corps untuk kabur kembali ke pulau?

Terungkap kalau Hange ternyata ikut bersama rekan-rekannya ke Marley. Dia juga sudah mengamankan balon udara, yang bisa digunakan untuk pelarian mudah. Namun diharapkan kalau semua Survey Corps yang masih hidup bisa diselamatkan dengan cepat dan efektif, karena kalau tidak kapal itu berada dalam bahaya.

Tidak heran, karena balon udara jelas bukan kendaraan paling lincah. Jika kapal ini terbang terlalu rendah dan terlalu lambat untuk waktu yang lama, mereka bisa jadi sasaran empuk.

Survey Corps juga masih dalam ancaman serangan balik. Gabi masih bernafsu untuk membunuh Eren. Masih ada prajurit Marley yang tersisa, sementara Eren sudah kelelahan untuk menggunakan wujud Titan.

Reiner mungkin ambruk, tapi dia seharusnya masih bisa bangkit lagi setelah lama tidak aktif. Kematian Zeke juga belum dipastikan.

Penulis merasa pada akhirnya Survey Corps akan lolos, namun bakal ada korban jiwa yang jatuh.


Itulah pembahasan kejadian menarik Attack on Titan 104. Gimana menurutmu soal bab ini? Masih seru banget ya? Sampaikan di kolom komentar!