TUTUP

Ini Dia Musuh Goku di Dragon Ball Super yang Eksis dalam Makanan Asli Indonesia

Setelah nama khas Indonesia muncul sebagai nama Dewa Penghancur, kini salah satu petarung terkuat yang sudah dipastikan melawan Goku ini ternyata juga sering muncul di tengah makanan Indonesia, seperti Opor Ayam!

UPDATE: Masuk ke Ya, dan benar, mereka memang dua orang yang berbeda. Sosok karakter berjubah hitam yang awalnya diperlihatkan bertarung dengan Goku dalam video trailernya ternyata bukan hanya satu orang ini saja. [duniaku_adsense] Munculnya Toppo pada episode lalu menjawab teka-teki ini. Namun yang menjadi pertanyaan, siapa karakter mirip Hit, petarung yang dianggap terkuat dari Universe 6 di atas? [read_more id="299242"] Media Jepang Weekly Shonen Jump yang akhirnya mengungkapkan siapa dia sebenarnya. Sesuai yang merupakan pemimpin tim pahlawan Universe 11, "Pride Troopers,” pasti memiliki anggota yang umumnya, berjubah hitam juga seperti dirinya. Dua diantara Pride Troopers tersebut sudah diperlihatkan cukup jelas dalam video awal di atas, atau, gambar di bawah. Salah satunya ada yang wanita! Sedangkan karakter mirip alien, atau mirip Hit dari Universe 6 menurut bocoran Shonen Jump adalah... Jiren!

Lanjut ke halaman 2... untuk mengetahui makanan Indonesia apa saja dimana Jiren ini sering muncul!

Minggu depan seharusnya bukan pertarungan Toppo vs Goku, namun Jiren vs Goku.... entah kenapa justru si gendut ini yang muncul duluan![/caption] [read_more id="299231"] Belakangan diketahui jika sebenarnya bukan Toppo yang seharusnya muncul kemarin pada episode 81. Seharusnya dari awal adalah Jiren yang akan bertarung menantang Goku. Entah karena alasan apa, dia digantikan oleh Toppo, pemimpin Pride Trooper. Bahkan sinopsis episode 82 yang sudah bocor kemarin masih saja salah menyebutkan karakter yang akan bertarung dengan Goku pada episode 82 nanti adalah Jiren, bukan Toppo. [duniaku_baca_juga] [page_break no="" title="Bukan Minuman Memabukkan, Tapi Bumbu Dapur"]
Seperti nama-nama musuh Dragon Ball Super lainnya, nama Jiren ini juga sama menjadi plesetan, atau diadaptasi dari nama makanan atau minuman. Jika mayoritas nama para Dewa Penghancur diadaptasi dari minuman beralkohol, maka Toppo dan Jiren setidaknya lebih bisa dikonsumsi aman. [read_more id="296482"] Toppo sendiri merupakan salah satu makanan ringan dari Jepang, yang diproduksi oleh Lotte. Bentuknya seperti tongkat kecil panjang yang memiliki krim coklat di dalamnya. Stik pretzelnya juga renyah, ditambah dengan krim coklat yang penuh sampai keujung. Bukan hanya coklat, juga ada isi krim vanila (warna biru), green tea, strawberry, coffee mousse dan banyak pilihan rasa lainnya. [read_more id="296522"] Alternatif lainnya, nama Toppo juga bisa menjadi plesetan nama minuman lainnya. Namun, bukan minuman keras. Bisa jadi diadaptasi dari Topo Chico, merk air mineral dalam botol yang diproduksi di Monterrey, Meksiko. Kemungkinan lainnya, nama Toppo (トッポ) ini berasal dari トッポッキ/toppokki, ejaan Jepang untuk makanan Korea tteokbokki. [duniaku_adsense] Sedangkan jiren, well, dia memang bukan makanan ringan, melainkan salah satu bumbu dapur yang pasti jamak terdengar di kalangan ibu atau wanita yang gemar memasak. Nama Jiren sendiri menjadi plesetan dari Jeera, istilah India untuk Jintan putih. Jintan putih (Cuminum cyminum) merupakan tumbuhan berbunga dari famili Apiaceae yang berasal dari daerah Laut Tengah bagian timur sampai India bagian timur. [read_more id="298768"] Jintan putih umum digunakan sebagai bumbu dapur pada sejumlah masakan Indonesia, terutama dari Sumatra, Bali, dan Sulawesi, karena terkenal memiliki aroma yang khas. Beberapa menu makanan khas Indonesia yang biasanya menggunakan bahan ini seperti Ayam Rica-rica, Opor, Gulai dan Kari. Selain untuk makanan, jiren juga memiliki khasiat kesehata, seperti untuk menurunkan berat badan, dan memperlancar peredaran darah! [page_break no="" title="Jiren dan Android 18 Sudah Muncul di Dragon Ball Heroes"]
Meskipun turnamennya belum berlangsung, namun Bandai Namco Entertainment, udah memoromosikan karakter Jiren ini, bersama Android 17 dan Android 18, masuk ke dalam game arcade eksklusif Jepang,  Selain Jiren dan Toppo, Shonen Jump mengungkapkan juga jika pertarungan antara Toppo dan Goku tidak akan sampai usai. Meskipun kedua Zen-Oh merasa senang melihat mereka, namun pertarungan keduanya dihentikan, karena masing-masing tim yang berpartisipasi harus segera menyiapkan tim mereka. Waktu yang diberikan untuk itu pun sangat singkat, hanya 40 JAM! Ya, tak lebih dari dua hari. [read_more id="299649"] Episode 83 yang akan tayang 26 Maret 2017 mendatang pun terfokus pada langkah Goku mulai merekruit petarung Universe 7 selama turnamen ini. Saat inilah Goku bakal menghadapi dilema, karena beberapa orang yang dia harapkan juga memiliki bebannya sendiri. Seperti Vegeta yang mendapatkan anak keduanya karena Bulma telah melahirkan.

Preview: Dragon Ball Super 82

Episode selanjutnya yang tayang pada 2 April 2017, terfokus pada Goku yang mencari Kuririn dan Android 18. Tidak mudah sepertinya menemukan salah satu karakter yang sudah dinantikan kemunculannya sejal awal arc ini diumumkan akhir tahun lalu. Kemudian episode 85 yang tayang 9 April 2016, akan menjadi episode yang cukup emosional, karena di sini para petarung Universe 7 yang telah terkumpul bakal mengungkapkan perasaannya mengenai Tournament of Power yang mempertaruhkan seisi alam semesta Universe 7. [page_break no="" title="Tentang Arc Universe Survival"]
[duniaku_adsense] Arc cerita terbaru Dragon Ball Super, Universe Survival, telah ditayangkan sejak 5 Februari 2017 lalu. Dari preview melalui video trailer yang dirilis Toei Animation di atas, kita bisa melihat ada banyak figur baru yang dipastikan muncul, seperti para Angel dan God of Destruction baru, dan juga kerakter yang tergabung dalam tim masing-masing dari 12 Universe yang terlibat di tengah Tournament of Power yang diadakan penguasa semua Universe, Omni-King / Zeno.

Lanjut ke halaman 4...

Melalui turnamen multi-verse tersebut, Zeno mengumpulkan semua petarung terbaik dari 12 universe dunia Dragon Ball, yang akan berpartisipasi sebagai tim. Masing-masing tim dari keduabelas Universe bakal bertarung nantinya di sebuah Survival Arena, arena yang sangat luas dimana pertarungan nantinya bakal berlangsung. Bentuknya aneh, seperti sisi atas sebuah gasing. Apakah juga bisa berputar seperti gasing? Di pusatnya disebut tiang jam, dengan penonton duduk memutar di sekelilingnya. Sedangkan tempat dimana Omni King duduk berada di sisi kiri atas, terpisah dari arena, dan terlihat cukup kecil pada gambar di atas. Walaupun gambaran di atas sepertinya kecil, namun arena ini telah disebutkan oleh Daishinkan sangat besar. Aturan Tournament of Power ini juga telah diungkapkan sebelumnya, dan memang berhubungan dengan arena tersebut.
  • Arena yang digunakan berada di dalam World of Nothing (kemungkinan ini sama seperti keadaan dunia pasca dimusnahkan Zeno).
  • Kemenangan didapatkan dengan menjatuhkan lawan keluar arena.
  • Jika lawan pingsan di dalam arena, maka dia masih harus dilempar ke luar arena untuk dianggap kalah.
  • Dilarang menggunakan senjata selama pertarungan.
  • Dilarang membunuh musuh.
  • Dilarang menggunakan teknik Bukujutsu atau Flight (atau terbang dalam bahasa kita). Hal ini tentu saja karena tidak bisa dilakukan di tengah World of Nothing. Aturan ini sekaligus menegaskan, pertarungan kali ini memang sangat membutuhkan strategi, bukan sekadar adu kekuatan.
  • Batasan waktu pertarungan 100 takk, yang setara dengan waktu Bumi selama 48 menit. Pasti bakal lama ya jika pertarungan satu-lawan-satu selama 48 menit, bisa memakan berapa episode, tuh!? Dan ternyata…
  • Pertarungannya berjenis battle royale, karena pertarungan ini adalah mengadu langsung semua tim (ya, delapan tim dikali 10 karakter, atau 80 karakter bersamaan), satu ronde saja, dalam sebuah arena yang sangat luas.
  • Di akhir batasan waktu, pemenang dipilih dengan tim yang anggotanya masih banyak tersisa. Atau, jika hanya ada satu orang saja yang tersisa dan selamat, maka Universe tim tersebut pemenangnya. Dengan aturan ini jelas sangat penting mengutamakan kerjasama tim, satu hal yang selama ini bukan cara bertaruan ideal bagi Goku yang biasa satu-lawan-satu!