TUTUP

Ini Alasan Blast Memang Cocok Jadi Hero Nomor 1 di One Punch Man!

Kerasa sih, Blast memang lebih pantas jadi hero nomor 1

Dalam serial One Punch Man, kita sudah diperlihatkan seperti apa sosok Blast dan Tatsumaki selaku dua pahlawan ranking tinggi dalam setiap aksi mereka. Blast itu hero kelas S peringkat 1, Tatsumaki itu hero kelas S peringkat 2. 

Mereka sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan dari berbagai aspek.

Blast ini lama tidak muncul, dan baru diperlihatkan bertarung di bab 166. Apakah seharusnya Tatsumaki jadi hero nomor 1?

Kalau dari yang saya lihat di bab 166... sebenarnya Blast memang cocok jadi hero nomor 1 di One Punch Man. Lebih cocok dari Tatsumaki.

Ini alasannya! 

Baca Juga: Blast Akhirnya Bertarung di One Punch Man 166! Sekuat Apa?

1. Soal pengalaman, Blast lebih baik daripada Tatsumaki

Terungkapnya kekuatan Blast ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Dari segi umur, Blast memang jauh di atas Tatsumaki di atas kertas.

Ia lama berkarir sebagai seorang pahlawan sebelum Tatsumaki memasuki asosiasi. Tidak hanya itu, Blast pernah menyelamatkan perempuan tersebut dan menasehatinya untuk lebih mengandalkan diri sendiri daripada mengharapkan pengalaman orang lain.

Blast juga tampaknya lebih aktif menghadapi konflik di dunia lain seperti ia dan kelompoknya yang ternyata juga berjuang menghadapi sepak terjang God yang mengancam umat manusia.

Hal itu berbeda dengan Tatsumaki yang tampaknya jarang menghadapi masalah berat sebelum kedatangan pasukan Boros dan peperangan melawan asosiasi para monster.

2. Blast juga memiliki kepemimpinan yang membuatnya lebih bisa diandalkan daripada Tatsumaki

Blast dan kelompoknya ditampilkan dalam bentuk siluet ( tonarinoyj.jp/ One Punch-Man )

Dari segi kepribadian, Blast jauh lebih terkontrol dan sering berpikir logis daripada Tatsumaki yang cenderung egois dan tidak sabaran.

Hal inilah yang membuat Blast mampu mengatur beberapa rekannya dengan baik selama berjuang di dimensi lain. Ia juga tergolong cepat dalam mengambil keputusan seperti saat memerintahkan kelompoknya untuk bergerak memperbaiki batas dimensi yang terdistorsi.

Sedangkan Tatsumaki cenderung moody dan gampang merasa terganggu. Sekedar memanggilnya pendek saja akan langsung membuatnya marah besar. Hal itu yang membuatnya Tatsumaki tak cocok bergerak secara berkelompok dengan orang lain.

Oleh karena itu, perempuan esper satu ini sering terlihat lebih suka bekerja sendiri di area terpisah jika para pahlawan terlibat pertarungan dengan pasukan monster.

3. Kekuatan Tatsumaki memang terlihat lebih gila dari Blast, tapi satu hal menarik Blast di bab 166: dia seperti menahan diri

Madhouse/One Punch Man

Dari awal kemunculannya, kemampuan Tatsumaki tampak destrukif dengan kekuatan psikis miliknya.

Ia bisa mengendalikan beberapa objek raksasa sekaligus dengan mudah dan memanfaatkannya sebagai serangan ke musuh. Tatsumaki juga sekalian menggerakkan tubuh musuhnya untuk dibanting atau diremukkan sekalian.

Yang lebih membuat Tatsumaki lebih mengerikan adalah skalanya yang bisa mencakup area seluruh kota.

Gimana dengan Blast?

Kita melihat kekuatan Blast sebenarnya dahsyat juga. Dia juga bisa menggunakannya dengan taktis.

Yang menarik adalah di bab 166, momen kita pertama melihat Blast bertarung, Blast tampak masih menahan diri. Dia masih memikirkan kondisi sekelilingnya, dan sempat memikirkan prioritasnya adalah memindahkan orang-orang dari area pertarungan.

Tatsumaki mungkin memiliki banyak momen pertunjukan kekuatan keren. Tapi situasi di bab 166 seperti menunjukkan kalau Blast itu sangat kuat, hanya saja prioritasnya benar-benar menyelamatkan orang lain dan tidak menghancurkan planet. Situasi itu membuat Blast terasa heroik. 

4. Satu keunggulan Tatsumaki dari Blast: dia lebih siap bergerak jika ada ancaman

Tatsumaki menghadapi monster ( Dok. Madhouse / One Punch Man )

Poin satu ini adalah keunggulan Tatsumaki di atas Blast.

Berbeda dengan Blast yang sibuk di dimensi lain, Tatsumaki lebih sering muncul tepat waktu setiap ada ancaman yang tak bisa diatas pahlawan lain termasuk rekan sesama peringkat S.

Contohnya ada pada kemunculan pasukan milik Boros. Saat itu Tatsumaki muncul dan menghentikan semua tembakan dari kapal perang dan mengembalikannya.

Ia juga sempat berpartisipasi saat pertempuran melawan asosiasi monster, di mana Tatsumaki berduel melawan Psykos. Sedangkan Blast justru hanya muncul seperti ketika ia bertemu Saitama dan Flashy Flash dan yang terakhir ketika Garou mencapai mode Cosmic Fear.

Fokus Blast sekarang benar-benar terasa tertuju ke God. 

5. Jika berbicara soal ketahanan fisik di lingkungan ekstrim, Blast jauh di atas Tatsumaki

Blast mengalihkan serangan Garou ke langit ( tonarinoyj.jp/One Punch-Man )

Jika pada kondisi lingkungan normal, tampaknya Tatsumaki dan Blast sama-sama bisa bertahan meski harus babak belur ketika menghadapi musuh-musuhnya. Namun itu akan jadi beda cerita jika keduanya ditaruh pada kondisi lingkungan ekstrem seperti area penuh radiasi kosmik.

Blast diperlihatkan masih baik-baik saja ketika muncul di area sekitar Garou. Ia masih bisa berbicara normal dan tak mengalami pendarahan meski terpapar radiasi.

Hanya saja, asal kemampuannya yang satu ini masih menjadi misteri. Apakah ketahanan Blast murni dari tubuhnya sendiri karena sering berada di dimensi lain atau karena faktor kostumnya belum dijelaskan sampai sekarang.

Sedangkan Tatsumaki sendiri tampaknya lebih rentan karena basis tubuh fisiknya tetap manusia biasa.

Memang sih ia bisa saja membuat perisai energi psikis untuk melindunginya dari pengaruh lingkungan luar namun itu tak menjamin jika Tatsumaki bisa bertahan untuk waktu yang lama.

6. Kesimpulan

Madhouse/One Punch Man

Dari beberapa poin di atas, kita bisa melihat kalau Blast unggul dalam pengalaman, kepribadian dan juga kemampuan daya tahan tubuh. Sedangkan Tatsumaki unggul dalam kekuatannya yang lebih destruktif dan lebih sering berpartisipasi setiap ada bencana.

Karena figur pahlawan nomor satu begitu dibutuhkan untuk menyatukan para pahlawan lain, Blast lebih diunggulkan di sini berkat pengalaman kepemimpinannya. Tatsumaki tak bisa diharapkan untuk tugas ini karena ia lebih egois dan suka bekerja sendiri.

Ditambah lagi fakta bahwa ternyata Blast berjuang di dunia lain agar tak ada ancaman yang mampir ke dunianya juga patut dihargai.

Fakta bahwa Blast memperhatikan kondisi dunia dan juga orang-orang di wilayah pertempuran juga menegaskan kalau dia memang hero ideal.

Secara keseluruhan, Blast memang benar-benar pantas jadi hero nomor satu.

Walau... ya... dari segi kekuatan, baik Blast maupun Tatsumaki terasa dilampaui Saitama. 

Itulah pembahasan tentang siapa yang lebih layak menjadi pahlawan nomor satu.

Bagaimana pendapat kalian? Jangan lupa tulis di kolom komentar!

Baca Juga: 11 Fakta Tatsumaki One Punch Man, Sang Nomor 2 di Asosiasi Hero!