6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Dibanding koleganya, prinsip keadilan Laksamana Fujitora terasa sebagai yang paling adil. Ia akan menindak kejahatan tanpa pandang bulu, serta tidak menutupi kesalahan Pemerintah Dunia. Tertarik dengan tokoh yang satu ini? Berikut adalah beberapa fakta menarik Laksamana Fujitora!

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Dibanding koleganya, prinsip keadilan Laksamana Fujitora terasa sebagai yang paling adil. Ia akan menindak kejahatan tanpa pandang bulu, serta tidak menutupi kesalahan Pemerintah Dunia. Tertarik dengan tokoh yang satu ini? Berikut adalah beberapa fakta menarik Laksamana Fujitora!

Seharusnya, Angkatan Laut di One Piece adalah penegak keadilan dan pelindung yang lemah. Meski begitu beberapa perwira yang diperlihatkan antara terlalu sadis dalam bertindak, korup, atau terikat dengan birokrasi hingga mereka tidak bisa menegakkan keadilan.

[duniaku_baca_juga]

Laksamana Fujitora berbeda. Memang pada akhirnya bukan dia yang mengatasi Doflamingo, tapi ia tetap menunjukkan dedikasinya menegakkan keadilan dengan meminta maaf kepada Raja Riku III secara publik. Tindakan yang tak akan diizinkan Sakazuki dan Gorosei ini jelas membuat heboh.

Penasaran dengan tokoh yang satu ini? Mari kita lihat fakta-fakta menarik soal Laksamana Fujitora!

[page_break no="1" title="Penampilannya Terinspirasi dari Shintaro Katsu"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Sejauh ini, semua orang yang menempati posisi laksamana Angkatan Laut selalu digambar lebih realistis dari yang lain. Tidak heran, karena Oda menggunakan ciri fisik aktor Jepang legendaris untuk model mereka.

[read_more id="360707"]

Aktor Jepang yang dipilih Oda sebagai referensi Laksamana Fujitora adalah Shintaro Katsu. Lebih tepatnya, Shintaro Katsu saat dia memerankan Zatoichi, sang ahli pedang buta.

Kalau kamu tertarik, simak saja salah satu contoh adegan laga Shintaro Katsu sebagai Zatoichi di bawah ini.

Rasanya benar-benar seperti melihat Fujitora bertarung tanpa Buah Iblis-nya, bukan?

[page_break no="2" title="Meroket Cepat Menjadi Laksamana"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

[duniaku_adsense]

Pria bernama asli Issho ini termasuk yang baru bergabung dengan Angkatan Laut dalam perekrutan besar-besaran setelah Perang Marineford.

Setelah duel Akainu melawan Aokiji, ada kekosongan di posisi laksamana Angkatan Laut. Satu-satunya orang yang masih berada di posisi itu hanya Borsalino. Kuzan sang Aokiji memutuskan untuk mundur setelah kalah dari duel melawan Akainu. Sementara itu Sakazuki sang Akainu mendapat promosi menggantikan Sengoku menjadi laksamana armada.

Issho dan Ryokugyu kemudian melesat dengan super cepat. Belum diketahui bagaimana tepatnya proses promosi keduanya, namun selama time skip One Piece, Issho sang Fujitora dan Ryokugyu sudah mengisi posisi yang ditinggalkan Kuzan dan Sakazuki.

Tapi... mungkin seharusnya Sakazuki lebih berhati-hati dalam menyetujui promosi Issho. Terutama karena pendirian Issho lebih mendekati Kuzan ketimbang Sakazuki.


Lanjutan fakta menarik Laksamana Fujitora bisa kamu cek di halaman kedua!

[page_break no="3" title="Prinsip Keadilan yang Lebih Absolut dari Prinsip A.L. Saat Ini"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Angkatan Laut One Piece sering mendengungkan prinsip Keadilan Absolut. Namun hingga sejauh ini, Keadilan Absolut yang dimaksud oleh para petingginya hanya sebatas "menindak pihak-pihak yang tidak disukai oleh Pemerintah Dunia." Kadang targetnya benar (penghuni Impel Down), tapi sering kali orang biasa seperti para cendekiawan Ohara pun jadi sasaran.

[duniaku_baca_juga]

Dari penampilannya di Dressrosa, Fujitora tampaknya menganut prinsip keadilan yang benar-benar adil. Ia bahkan tak memikirkan propaganda Pemerintah Dunia.

Karena krisis Dressrosa ditangani oleh bajak laut, dan masalah yang diderita Raja Rikku III dan keluarganya disebabkan oleh Doflamingo, itulah yang Fujitora sampaikan ke publik. Ia bahkan dengan cerdas menyiarkannya ke banyak negara tetangga Dressrosa, agar Pemerintah Dunia tidak bisa memelintirnya lagi.

[read_more id="361023"]

Selain itu, Fujitora juga tidak suka dengan sistem "keseimbangan dunia" saat ini. Bahkan ia menjadi laksamana agar ia bisa memperoleh kekuatan untuk menghapus sistem Shichibukai, yang sudah dua kali sejauh ini dimanfaatkan untuk membuat penderitaan orang banyak. (Satu di Dressrosa, satu di Alabasta).

Karenanya, tak heran kalau Fujitora juga masuk ke dalam daftar anggota Angkatan Laut yang mungkin memberontak melawan Pemerintah Dunia.

[page_break no="4" title="Seharusnya Masih Dilarang Masuk ke Markas AL"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Sebagai laksamana, Fujitora merupakan perwira tinggi di Angkatan Laut. Itu berarti semua fasilitas A.L. One Piece seharusnya terbuka untuk dirinya.

Tapi setelah Dressrosa, kelebihan itu tidak lagi dimiliki oleh pria ini. Sakazuki dengan tegas menyampaikan kalau semua fasilitas A.L. di Bumi One Piece akan tertutup untuk Fujitora hingga ia menangkap atau membunuh Luffy serta Law, sebagai retribusi atas kenekatannya menyampaikan kenyataan soal peristiwa Dressrosa.

Kalau saja Fujitora mencoba meminta maaf ke Sakazuki, mungkin Sakazuki akan mempertimbangkan untuk meringankan syarat tersebut. Tapi Fujitora tidak berminat melakukan itu, jadi beginilah situasinya.

Di akhir alur Dressrosa, Fujitora justru membantu Luffy lolos setelah mendengar bisik-bisik warga Dressrosa yang mencoba membantu kapten Topi Jerami itu. Bahkan puing Dressrosa pun ia jatuhkan ke bajak laut yang mencoba menyerang Luffy.

Jadi, untuk sekarang semua fasilitas Angkatan Laut seharusnya tertutup untuk Fujitora.


Dua fakta menarik soal Laksamana Fujitora lainnya bisa kamu cek di halaman ketiga!

[page_break no="5" title="Nama Sandinya Mengisyaratkan Elemennya"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Sejauh ini, semua laksamana Angkatan Laut One Piece memiliki elemen yang sesuai dengan pembagian warna di game RPG. Kamu bisa memeriksa contohnya di TV Tropes, kalau penasaran.

[duniaku_baca_juga]

Kuning biasanya identik dengan petir atau cahaya. Kizaru pun memiliki elemen cahaya. Merah identik dengan api. Akainu memiliki kekuatan magma, yang masih berhubungan dengan panas. Biru biasanya berhubungan dengan air atau es. Aokiji pun memiliki elemen es.

Sementara itu, ungu kadang digunakan sebagai warna untuk elemen gravitasi. Benar saja, Fujitora pun memiliki Buah Iblis yang memanipulasi gravitasi dengan sedemikian rupa, hingga ia mampu menarik meteor dari luar angkasa untuk menghajar musuh-musuhnya.

[read_more id="360491"]

Ngomong-ngomong, warna ungu di nama Fujitora bukan ungu generik melainkan warna ungu dari bunga Wisteria. Dalam satu segmen SBS, Eiichiro Oda mengungkap kalau dia tidak suka dengan nama Murasakitora dan Shitora, yang artinya benar-benar Harimau Ungu. Jadi Fuji pun dipilih, dan Issho pun kini memiliki sandi Harimau Wisteria.

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Pembagian warna ini juga memberi bahan spekulasi menarik untuk kolega Fujitora yang kariernya sama-sama meroket, yakni Ryokugyu. Menurutmu, apa elemen laksamana yang namanya berarti Banteng Hijau ini? Apakah tumbuhan, atau angin?

[page_break no="6" title="Sangat Tertarik dengan Judi"]

6 Fakta Menarik Laksamana Fujitora, sang Penegak Keadilan dari Serial One Piece!

Luffy pertama kali menemui Fujitora saat laksamana ini sedang main rulet di kasino. Itu bukan dilakukannya hanya karena iseng. Pria yang satu ini tampaknya memang benar-benar tertarik dengan judi.

Bahkan ia pun sempat menggantungkan keputusannya untuk menangkap Luffy atau membiarkannya dengan judi. (Kalau angka dadu bukan satu, ia akan memburu Luffy). Di sinilah tampaknya Fujitora merasakan pengaruh takdir kepada pemilik Will of D, karena dadunya sempat menolak memberi angka selain satu.

Saat akhirnya dadunya memberi angka bukan satu, situasinya sebenarnya terlambat. Saat itu rekan-rekan Luffy sudah merencanakan jalur untuk kabur.


Nah, itulah enam fakta menarik soal Laksamana Fujitora. Terakhir kali terlihat, pria yang satu ini sedang mengawal Doflamingo. Seharusnya ia, Tsuru, dan Sengoku kemudian menangani serangan dari Jack, yang sukses dimenangkan oleh Angkatan Laut.

Setelah itu, kabar Fujitora belum diketahui. Tapi kalau benar konflik di Wano akan melebar hingga menjadi seepik Pertempuran Marineford, mungkin kamu akan melihat dia muncul lagi. Siapa tahu beserta rekannya, Ryokugyu.

Bagaimana tanggapanmu soal laksamana yang satu ini? Silakan sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Sumber Info: One Piece Wiki

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU